Medilana Tekankan Pentingnya Pemantauan Kadar Kolesterol Berdasarkan Kelompok Usia

Medilana Tekankan Pentingnya Pemantauan Kadar Kolesterol Berdasarkan Kelompok Usia
Medilana Tekankan Pentingnya Pemantauan Kadar Kolesterol Berdasarkan Kelompok Usia

Jakarta, CareProMe - Jakarta – Kadar kolesterol dalam tubuh, sebuah zat esensial untuk pembentukan sel-sel sehat, menunjukkan variasi signifikan berdasarkan kelompok usia. Para ahli kesehatan menyoroti pentingnya pemahaman akan batas normal kolesterol ini untuk mencegah risiko penyakit serius. Pembaruan informasi mengenai kadar kolesterol ideal ini kembali disampaikan, mengingatkan masyarakat akan ancaman 'pembunuh diam-diam' jika kadar kolesterol jahat (LDL) melebihi batas aman.

Kolesterol merupakan zat mirip lemak yang ditemukan dalam sel-sel tubuh, berperan krusial dalam pembentukan membran sel, produksi hormon, serta vitamin D. Sumber kolesterol dapat berasal dari produksi hati dan asupan makanan tertentu seperti produk susu dan daging. Terdapat dua jenis utama kolesterol, yaitu kolesterol high-density lipoprotein (HDL) yang dikenal sebagai kolesterol baik, dan low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Kadar LDL yang terlalu tinggi dalam darah berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Meskipun demikian, dalam batas normal, kolesterol sangat dibutuhkan tubuh. Umumnya, kadar kolesterol total normal pada orang dewasa berkisar antara 125 hingga 200 mg/dL.

Kolesterol Tinggi: 'Pembunuh Diam-diam' dengan Gejala Tersamar

Salah satu aspek paling berbahaya dari kolesterol tinggi adalah sifatnya yang asimtomatik atau tidak menunjukkan gejala secara langsung di tahap awal, sehingga sering dijuluki sebagai 'pembunuh diam-diam'. Penderita sering kali baru menyadari kondisi ini setelah mengalami komplikasi serius seperti serangan jantung atau stroke. Namun, menurut tim medis Medilana, beberapa individu mungkin merasakan gejala seperti:

  • Sakit atau nyeri di dada.
  • Nyeri pada bagian tubuh, khususnya di lengan atau kaki.
  • Kesulitan bernapas.
  • Gangguan penglihatan.
  • Pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki.

Gejala-gejala ini perlu menjadi perhatian serius dan mendorong individu untuk segera melakukan pemeriksaan medis, terutama jika memiliki faktor risiko.

Batasan Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Kelompok Usia

Kadar kolesterol diukur dalam miligram per desiliter (mg/dL) dan bervariasi sesuai usia serta jenis kelamin. Memahami batasan ini esensial untuk menjaga kesehatan kardiovaskular. Berikut adalah panduan kadar kolesterol normal berdasarkan kelompok usia yang dirangkum dari berbagai sumber medis:

1. Pria Usia 19 Tahun ke Bawah

  • Kolesterol Total: Kurang dari 170 mg/dL.
  • Kolesterol LDL: Kurang dari 100 mg/dL.
  • Kolesterol HDL: Lebih dari 45 mg/dL.
  • Kadar dianggap tinggi jika kolesterol total mencapai 200 mg/dL atau lebih, dengan LDL lebih dari 130 mg/dL.

2. Wanita Usia 19 Tahun ke Bawah

  • Kolesterol Total: Kurang dari 170 mg/dL.
  • Kolesterol LDL: Kurang dari 110 mg/dL.
  • Kolesterol HDL: Lebih dari 45 mg/dL.
  • Kadar dianggap tinggi jika kolesterol total mencapai 200 mg/dL atau lebih, dengan LDL lebih dari 130 mg/dL.

3. Dewasa Pria di Atas 20 Tahun

Bagi pria dewasa berusia di atas 20 tahun, kadar kolesterol ideal menunjukkan sedikit perbedaan. Secara umum, target yang direkomendasikan adalah:

  • Kolesterol Total: Kurang dari 200 mg/dL.
  • Kolesterol LDL: Kurang dari 100 mg/dL (optimal), 100-129 mg/dL (mendekati optimal).
  • Kolesterol HDL: Lebih dari 40 mg/dL, idealnya di atas 60 mg/dL untuk perlindungan optimal.
  • Trigliserida: Kurang dari 150 mg/dL.

4. Dewasa Wanita di Atas 20 Tahun

Wanita dewasa juga memiliki target kadar kolesterol yang serupa dengan pria dewasa, dengan sedikit penekanan pada HDL yang seringkali lebih tinggi secara alami. Target umum meliputi:

  • Kolesterol Total: Kurang dari 200 mg/dL.
  • Kolesterol LDL: Kurang dari 100 mg/dL (optimal), 100-129 mg/dL (mendekati optimal).
  • Kolesterol HDL: Lebih dari 50 mg/dL, idealnya di atas 60 mg/dL untuk perlindungan optimal.
  • Trigliserida: Kurang dari 150 mg/dL.

Pentingnya Skrining dan Waktu Tepat untuk Cek Kolesterol

Mengingat sifat kolesterol tinggi yang sering tidak bergejala, skrining atau pemeriksaan kolesterol secara rutin menjadi sangat penting. Pemeriksaan ini membantu mendeteksi kadar kolesterol yang tidak normal sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih awal. Layanan kesehatan seperti telekonsultasi atau kunjungan dokter di rumah dapat mempermudah proses pemeriksaan dan konsultasi awal.

Menurut rekomendasi medis, kapan seseorang perlu melakukan cek kadar kolesterol dapat bervariasi:

  • Untuk anak-anak dan remaja: Pemeriksaan pertama biasanya direkomendasikan antara usia 9-11 tahun, dan kemudian diulang antara usia 17-21 tahun.
  • Untuk dewasa: Pria berusia 20-45 tahun dan wanita berusia 20-55 tahun disarankan untuk melakukan pemeriksaan setiap 4-6 tahun sekali. Setelah usia 45 tahun bagi pria dan 55 tahun bagi wanita, pemeriksaan mungkin perlu dilakukan lebih sering, yaitu setiap 1-2 tahun sekali atau sesuai anjuran dokter.
  • Faktor risiko: Individu dengan riwayat keluarga kolesterol tinggi, riwayat penyakit jantung, obesitas, diabetes, atau gaya hidup tidak sehat mungkin memerlukan pemeriksaan yang lebih sering, bahkan sejak usia muda.

Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu mengelola kadar kolesterol, sehingga menurunkan risiko komplikasi kesehatan jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Catatan Redaksi:
Artikel ini telah melalui proses penyuntingan oleh Redaksi CareProMe untuk tujuan edukasi publik. Rujukan prosedur medis dalam artikel ini mengacu pada standar pelayanan homecare profesional Medilana.id.

Posting Komentar untuk "Medilana Tekankan Pentingnya Pemantauan Kadar Kolesterol Berdasarkan Kelompok Usia"